FAQ untuk Para Calon Orang Tua

Dengan lebih dari 30.000 transplantasi darah tali pusat di seluruh dunia sampai saat ini, darah tali pusat menjadi alternatif untuk transplantasi sel punca dibandingkan dengan transplantasi sumsum tulang konvensional. Banyak penelitian dan uji klinis yang menjanjikan terkait transplantasi sel punca.

FAQ di bawah ini mewakili pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan tentang penyimpanan darah tali pusat dan pertanyaan terkait lainnya. Cari tahu lebih lanjut tentang penyimpanan darah tali pusat dan bagaimana Cordlife dapat membantu dan berperan penting untuk memastikan perlindungan menyeluruh dan menjamin perlindungan kesehatan anak Anda.

Untuk melihat tema, klik pada link dan temukan jawabannya.

Tidak menemukan jawaban dari pertanyaan Anda? Hubungi kami di +6221 8379 7424 atau email kami di Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


Darah tali pusat, disebut juga "darah plasenta", adalah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan plasenta sesaat setelah bayi dilahirkan dan setelah tali pusat dipotong. Selama kehamilan, tali pusat berfungsi sebagai penghubung kehidupan antara ibu dan anak. Setelah bayi dilahirkan, darah tali pusat yang terdapat pada tali pusat dapat memberikan harapan pada anak dan keluarga lainnya.

Darah tali pusat adalah sumber yang kaya dengan Haematopoietic Stem Cell (HSCs), yang secara mendasar bertanggung jawab terhadap pembentukan darah dan sistem kekebalan tubuh. Mereka memiliki kemampuan yang unik untuk berubah menjadi berbagai bentuk tipe sel lainnya dalam darah seperti digambarkan pada diagram di bawah ini.

  • Membawa oksigen ke semua sel dalam tubuh
  • Membentuk antibodi dan melawan bakteri
  • Membantu pembekuan darah bila ada cedera
  • Garansi kecocokan bagi transplantasi secara Autologus (donor dan resipien adalah orang yang sama).
  • Penyimpanan Sel Punca Hematopoietic yang langsung tersedia. Dibandingkan jika Anda harus mencari sel punca untuk transplant secara nasional ataupun internasional, di mana keduanya akan sangat mahal dan membutuhkan waktu yang lama.
  • Resiko Gravt Vs Host Disease (GvHD) yang rendah bagi transplantasi Autologus, komplikasi yang paling sering muncul di mana sel imun pendonor menyerang jaringan penerima sel punca.
  • Pengambilan sampel yang mudah, tidak menyakitkan dan bebas resiko bagi ibu dan bayi.
  • Sel darah tali pusat lebih muda dan lebih primitif memiliki engraftment yang lebih tinggi dan lebih toleran terhadap ketidak sesuaian jaringan dibandingkan dengan jenis tipe sel punca lainnya, misalnya sumsum tulang.
  • Menggantikan dan memperbaiki kerusakan atau penyakit dari sumsum tulang.
  • Terapi untuk kanker darah.
  • Memperbaiki kelainan genetika saudara/ transplantasi allogenic.
  • Berpotensi untuk terapi selular dan kedokteran regeneratif.
  • Sel punca akan menganti sel-sel darah pasien dan sistem imunnya.
  • Ini akan digunakan setelah kemoterapi dan radioterapi yang berefek menghancurkan sel-sel darah.
  • sel-sel punca akan di infuskan melalui pembuluh darah pasien.
  • Ketika sudah berada di peredaran darah, sel-sel punca ini akan berjalan menuju sumsum tulang.
  • Kemudian sel-sel punca ini akan berdiferensiasi menjadi tiga jenis sel-sel darah merah, darah putih, dan keping darah.
  • Proses diferensiasi sel ini akan memicu proses regenerasi dari darah pasien juga sistem imunnya.

Daftar dari penyakit yang dapat diterapi dengan sel punca dapat dilihat di sini.

Segera setelah persalinan dari bayi anda, tali pusat diklem dan bayi anda dipisahkan dari tali pusat dan dipindahkan dari ruang persalinan. Dokter kemudian mengambil darah tali pusat dengan menyuntikan jarum ke dalam pembuluh vena dan mengalirkan darah ke dalam kantong darah.

Prosedur ini tanpa rasa sakit dan resiko baik untuk anda dan bayi anda, butuh sekitar 3 menit dan tidak mempengaruhi proses persalinan sama sekali. Ini dapat dilakukan baik pada persalinan normal atau dengan operasi caesar.

Harap diingat bahwa keputusan akhir apakah pengambilan darah tali pusat dilakukan selalu bergantung pada dokter kebidanan anda yang prioritas utamanya adalah keselamatan Anda dan bayi Anda.

Isolasi dari sel punca adalah tahap yang sangat penting. Hal ini akan berefek pada jumlah sel punca yang bisa disaring/dipanen dari darah tali pusat. Tingkat pemulihan sel adalah hal yang sangat penting dikarenakan semakin banyak jumlah sel punca kemungkinan kesuksesan tranplantasi semakin meningkat. Hal itulah yang menyebabkan kami menyimpannya di dalam SEPAX, teknologi pemroresan sel punca dari darah tali pusat, teknologi pemrosesan, steril dan sepenuhnya otomatis –jadi Anda akan mendapatkan jumlah sel punca yang maksimum untuk memaksimalkan kesuksesan transplantasi.

Bank darah tali pusat swasta yang pertama di Singapura yang menawarkan penggunanan teknologi otomatis SEPAX, teknologi yang dibuat di Swiss dan mendapatkan persetujuan FDA sebagai alat yang mampu mengumpulkan 99% 1Total Nucleated Cell (TNC) dari darah tali pusat, dimana teknologi ini lebih tinggi 57 % dalam penghitungan sel bila dibandingkan dengan teknologi yang lainnya.

Referensi

  1. Cordlife umbilical cord blood processing data as at 31 December 2010

Cordlife menggunakan kantong penyimpanan cryogenic yang telah disetujui oleh US FDA. Kantong cryobag dengan multi-ruang memiliki 20% dan 80% bagian. Cryobag ini juga memiliki 2 bagian segmen kecil yang terintegrasi yang sesuai dengan standard AABB dan FACT-Netcord. Penyimpanan dalam dua bagian ini untuk tujuan program ekspansi sel punca di waktu mendatang. Itu berarti ketika teknologi ekspansi sel punca ini tersedia luas, Anda dapat menggunakan 80% sel punca untuk terapi yang dibutuhkan segera sementara 20% terus disimpan untuk diekspansi selanjutnya.

Segmen yang menyatu juga menyediakan keamanan dan jaminan bahwa pengujian tambahan dari produk dilakukan dalam kaitan dengan unit tersebut sehingga meniadakan tercampurnya pengujian atau unit darah tali pusat. Ini memungkinkan untuk tambahan pengujian dari sampel apabila dibutuhkan dikemudian hari, atau untuk uji viabilitas sebelum dilakukan transplantasi. Kantong penyimpanan ini dibuat dari bahan yang khusus didesain spesial untuk bertahan dalam suhu cryogenic.

Darah tali pusat bayi Anda disimpan dalam tangki penyimpanan cryogenic yang dilapisi ruang kedap udara dan didesain untuk menjaga suhu cryogenic yang optimum dibawah -150C untuk penyimpanan yang lama.

Cordlife menggunakan sistem penyimpanan fase uap dari nitrogen cair yang anti pencemaran untuk cryopreservasi sel punca dalam waktu lama.

Penyimpanan fase uap dianjurkan daripada penyimpanan fase liquid dan ini mengurangi kemungkinan dari kontaminasi silang antara unit - unit darah tali pusat dibandingkan dengan yang disimpan dalam nitrogen cair.

Sistem penyimpanan dengan fase uap dari nitrogen cair yang anti pencemaran bekerja sempurna, bahkan tanpa suplai listrik dan ini 100% dapat diandalkan dan bebas dari kegagalan dengan tanpa peluang gangguan dari mesin.Tidak seperti sistem penyimpanan lainnya yang tersedia dipasaran saat ini, tangki kami tidak pernah di tarik oleh US FDA atau pabriknya.

Lebih dari 99% dari bank darah tali pusat swasta juga menggunakan pendingin dengan hanya fase uap. Saat ini, sebagian besar transplantasi sel punca menggunakan unit darah tali pusat yang disimpan dipendingin dengan fase uap.



Referensi:
1. Best practices for Repositories I: Collection, Storage, and Retrieval of Human Biological Materials for Research

Secara teoritis, waktu hidup dari sel yang disimpan pada suhu dalam nitrogen cair telah diperkirakan sampai 1000 tahun1. Pada studi terbaru, ditemukan bahwa ada pemulihan yang efisien dari sel punca darah tali pusat yang dicryopreservasi sampai 21-23.5 tahun2.

Referensi:
1Jens O.M. Karlsson, Mehmet Toner, Long-term storage of tissues by cryopreservation: critical issues. Biomaterials 17 (1996) 243-256. 2Hal E. Broxmeyer, Man-Ryul Lee, Giao Hangoc, et. al., Hematopoietic stem/progenitor cells, generation of induced pluripotent stem cells, and isolation of endothelial progenitors from 21- to 23.5- year cryopreserved cord blood. Blood 2011 117:4773-4777. Doi:10.1182/blood-2011-01-330514

Anda dapat tetap melanjutkan untuk menyimpan darah tali pusat bayi Anda (dengan tambahan pernyataan diberikan kepada Cordlife) atau memilih untuk membuang unit darah tali pusat.

Ini oleh karena Cordlife melakukan dua uji yang berbeda untuk virus hepatitis B (HBV) pada darah ibu, yaitu :

  • Hepatitis B antigen permukaan (HbsAg)
  • Hepatitis B antibody inti (Anti HBc (total))

Biasanya dokter transplan yang menangani akan membuat keputusan apakah menggunakan unit darah tali pusat dengan darah ibu yang positif hepatitis B UNTUK TRANSPLANTASI BERDASAR PADA banyak faktor penting dari pasien, tujuan dari penggunaan unit darah tali pusat dan ketersediaan dari donor HLA yang sesuai lainnya.

Fasilitas pemprosesan dan penyimpanan Cordlife Singapura terakreditasi AABB dan memiliki ijin dari Kementrian Kesehatan. Hal ini memastikan bahwa Cordlife mengikuti standar tertinggi untuk penyimpanan darah tali pusat.

Silahkan klik disini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai biaya kami. Atau, hubungi kami di (021) 8379 7424 atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. untuk informasi biaya penyimpanan terbaru kami.

Hubungi kami di (021) 8379 7424 untuk membuat janji dengan Konsultan Darah Tali Pusat kami.

*Jika waktu kelahiran bayi Anda sekitar 4-6 minggu ke depan, kami sangat menyarankan Anda untuk segera menghubungi kami untuk mendaftar karena ini akan memastikan semua langkah yang diperlukan dapat diselesaikan sebelum bayi Anda lahir.