Download Info Pack

6 Tips Membeli Baju Bayi




Tahukah Anda, membeli baju bayi yang baru lahir lebih dari sekadar membeli baju dengan desain yang lucu? Faktor-faktor seperti jenis bahan, ukuran, bahkan kancing baju, dapat memengaruhi suasana hati si kecil. Bayangkan jika bayi sampai memakai baju yang gatal, kesempitan, atau gerah. Bayi akan merasa tidak nyaman dan aman sepanjang hari.

Jadi, bagaimana memastikan bahwa baju bayi yang Anda pilih bukan hanya cocok untuk bayi, melainkan juga nyaman dan aman? Kami memiliki tips cara memilih baju bayi untuk Anda.

1. Pilih baju sesuai ukuran tubuh bayi
Ukuran baju bayi biasanya menyesuaikan usia. Akan tetapi, tumbuh kembang bayi berbeda-beda. Pilihlah baju berdasarkan ukuran tubuh bayi Anda sendiri, bukan usia. Alih-alih membeli baju kategori usia 0–3 bulan untuk bayi yang baru lahir, lebih baik Anda membeli baju kategori usia 3–6 bulan. Beli baju bayi yang ukurannya sedikit lebih besar supaya bayi Anda bisa memakainya lebih lama, ya. Anda tinggal menggulung lengan bajunya jika terlalu panjang dan membuka kembali gulungannya jika bayi Anda bertambah besar.

2. Perhatikan bahan baju
Baju bayi terbuat dari berbagai bahan dengan tingkat kelembutan yang berbeda. Bahan yang paling umum adalah katun campuran (sedikit campuran poliester) dan katun murni (100% katun). Bahan ini lembut, menjaga kulit bayi tetap hangat dan nyaman.

Kalau Anda ingin bahan yang lebih lembut lagi, ada bahan katun bambu organik. Harganya memang lebih mahal, tapi bahan ini sangat bagus untuk bayi yang mengalami masalah kulit eksim karena sifatnya hipoalergenik dan adem di kulit. Hindari membeli baju bayi berbahan wol karena akan memperparah kondisi eksim dan mengiritasi kulit sensitif bayi.

3. Cabut label baju
Bayangkan, orang dewasa saja sering kesal dengan label baju yang menempel kerah belakang itu, apalagi bayi yang berkulit lembut? Cabut label baju bayi dengan saksama. Cabut benar-benar sampai habis karena jika tidak, sisa label yang tertinggal akan terasa lebih gatal dan lebih mengiritasi kulit. Atau, pilihlah baju bebas label, di mana merek tercetak di bahan kain itu sendiri.

4. Kenyamanan itu kunci
Biasanya bayi ganti baju beberapa kali dalam sehari karena cipratan ludah, pipis, kotoran, dan lain-lain. Belilah baju bayi yang mudah dipakai dan dilepas. Percayalah, hal terakhir yang ingin Anda lakukan di dunia ini adalah melakukan bongkar pasang baju bayi Anda ketika diperlukan ha-ha. Beli baju bayi dengan kancing depan dan mudah direnggangkan untuk meminimalkan waktu Anda menggantinya.

5. Hati-hati dengan aksesori baju
Jika aksesori baju terlepas dan masuk ke mulut bayi, ini berbahaya. Bayi bisa tersedak. Pita, payet, manik-manik, atau hiasan apa pun mungkin terlihat lucu, tapi semuanya bisa saja terlepas karena ditarik-tarik bayi. Jadi, hal terbaik adalah menyingkirkan aksesori ini sampai bayi Anda lebih besar. Hindari pula hiasan bertali karena bayi bisa tercekik. Pilihlah pita elastis sebagai gantinya.

Sumber:
Lim Lixuan. 2017. “6 Tips On Buying Clothes for Your Baby”. SmartParents, 13 September 2017. Diakses tanggal 8 April 2020. https://www.smartparents.sg/baby/health-and-safety/6-tips-on-buying-clothes-for-your-baby-9213014.