Download Info Pack

Meredakan Tangisan Bayi




Bayi menangis, itulah fakta kehidupan. Akan tetapi, sebagai orangtua, Anda pasti ingin melakukan yang terbaik untuk si buah hati. Yakinlah, Anda pasti bisa.

Beberapa bayi lebih sering menangis daripada bayi yang lain, kata Elizabeth Pantley, penulis buku Gentle Baby Care. Kenapa? "Sederhananya, bayi menangis karena mereka belum bisa bicara. Bayi punya kebutuhan dan keinginan, sama seperti kita manusia dewasa. Bedanya, bayi mengekspresikannya dengan menangis. Tangisan mereka adalah satu-satunya cara untuk berkata, ‘Tolong aku! Ada yang tidak beres di sini!’.”

Ketika bayi Anda menangis, apa yang sedang dia coba katakan?
Bayi memiliki temperamen individu, sama seperti manusia dewasa, kata dokter spesialis anak Myron Rosen M.D. di Baylor Medical Center, Garland. Ketika Anda semakin mengenal bayi Anda, Anda mulai memahami apa arti tangisan bayi Anda sendiri.

Pantley berkata, "Seiring berjalannya waktu, Anda akan merasa bahwa tangisan-tangisan itu adalah kata-kata.” Selain tangisan, Anda dapat mengetahui kenapa bayi Anda menangis dengan melihat situasi sekitar. Berikut beberapa alasan bayi menangis.

Kalau Anda ingin bahan yang lebih lembut lagi, ada bahan katun bambu organik. Harganya memang lebih mahal, tapi bahan ini sangat bagus untuk bayi yang mengalami masalah kulit eksim karena sifatnya hipoalergenik dan adem di kulit. Hindari membeli baju bayi berbahan wol karena akan memperparah kondisi eksim dan mengiritasi kulit sensitif bayi.

Lapar: Jika tiga atau empat jam telah berlalu sejak makan terakhirnya, jika dia baru saja bangun, atau jika popoknya penuh, dan dia mulai menangis, berarti dia lapar. Segeralah susui sampai bayi Anda merasa puas.

Lelah: Lihat tanda-tanda ini: aktivitas menurun, kehilangan minat pada mainan dan orang-orang di sekitar, menggosok-gosok mata, mata berkaca-kaca, dan yang paling jelas adalah menguap. Jika ada tanda-tanda ini pada bayi Anda yang sedang menangis, mungkin bayi Anda hanya butuh tidur.

Tidak nyaman: Bayi akan merasa tidak nyaman dengan kondisi terlalu basah, panas, dingin, atau terjepit. Biasanya bayi akan menggeliat atau melengkungkan tubuhnya ketika menangis seolah-seolah berusaha menghindar dari sumber ketidaknyamanannya. Cobalah cari tahu apa masalahnya dan selesaikan.