
Mengenal Peran Hematopoietik Stem Cell dari Darah Tali Pusat dalam Dunia Medis

Hematopoietic stem cell (HSC) adalah jenis sel punca yang berperan dalam membentuk sel-sel darah seperti sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Jenis stem cell ini dapat diperoleh dari beberapa sumber, salah satunya adalah darah tali pusat.
Menurut Dr. dr. Mururul Aisyi, Sp. A, subsp H.O (K), dokter Spesialis Anak konsultan Hemato-Onkologi, HSC telah digunakan sebagai terapi untuk berbagai penyakit yang berkaitan dengan darah dan sistem kekebalan tubuh, seperti leukemia, thalassemia, anemia aplastik, dan beberapa kelainan imun bawaan. Prosedur ini dilakukan melalui transplantasi dan mengikuti standar medis yang ketat, termasuk penilaian kecocokan HLA antara donor dan pasien.
Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini darah tali pusat dapat disimpan untuk dapat digunakan di masa yang akan datang. Darah tali pusat dikumpulkan sesaat setelah bayi lahir dan disimpan dengan metode kriopreservasi, yaitu sebuah metode penyimpanan sel dengan memanfaatkan uap nitrogen cair pada suhu di bawah -150° Celsius. Metode penyimpanan ini membuat sel yang terkandung pada darah tali pusat berada dalam kondisi dorman dan dapat ‘dibangunkan’ ketika akan digunakan.
“Pada kasus seperti Thalasemia, terapi menggunakan HSC adalah salah satu jalan agar pasien tidak lagi perlu menjalani transfusi darah seumur hidup, sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien” ujar Dr. dr. Mururul Aisyi, Sp. A, subsp H.O (K).
Dibandingkan dengan sumber lain, seperti sumsum tulang, HSC dari darah tali pusat memiliki karakteristik yang lebih “imatur” secara imunologis. Artinya, risiko penolakan tubuh terhadap sel donor relatif lebih rendah. Meski demikian, keputusan penggunaan stem cell selalu didasarkan pada evaluasi medis menyeluruh oleh tim dokter.
Masyarakat juga perlu memahami bahwa terapi stem cell bukanlah pengobatan untuk semua penyakit. Penggunaannya memiliki indikasi yang jelas dan harus dilakukan di fasilitas kesehatan yang memenuhi standar keamanan.
Dengan informasi yang tepat, stem cell dari darah tali pusat dapat dipahami sebagai salah satu opsi terapi yang telah terbukti secara ilmiah, sekaligus terus berkembang dalam penelitian medis modern.
DCR No. 3699 QR 23.2-1-3-a, July 2026