
Persiapan Keluarga Sehat di Masa Depan
Setiap orang tua tentu ingin anak lahir dan tumbuh dengan sehat. Namun, menjaga kesehatan anak merupakan proses yang panjang. Seiring bertambahnya usia, anak dapat menghadapi berbagai kondisi kesehatan yang tidak selalu dapat diprediksi. Karena itu, persiapan untuk kesehatan anak dapat dilakukan sejak awal kehidupan, salah satunya dengan mempertimbangkan penyimpanan sel punca atau stem cell yang berasal dari tali pusat.
Sel punca atau yang lebih dikenal sebagai stem cell merupakan jenis sel unik yang memiliki kemampuan untuk memperbarui dirinya sendiri dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel. Kemampuan tersebut membuat stem cell memiliki peran penting dalam proses pembentukan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh.
Ketika jaringan mengalami kerusakan, stem cell dapat berperan dalam menggantikan atau mendukung perbaikan sel yang rusak maupun sudah tidak berfungsi dengan baik. Karakteristik inilah yang membuat stem cell memiliki potensi regeneratif dan terus diteliti sebagai salah satu pendekatan terapi untuk berbagai kondisi medis.
Stem cell dapat diperoleh dari berbagai sumber, baik dari jaringan dewasa maupun jaringan bayi baru lahir. Salah satu sumber yang telah lama digunakan adalah sumsum tulang. Namun, pengambilan stem cell dari sumsum tulang memerlukan prosedur yang lebih invasif. Sementara itu, darah dan jaringan tali pusat dapat dikumpulkan pada saat proses persalinan tanpa memerlukan prosedur tambahan pada bayi.
Darah dan jaringan tali pusat menjadi sumber yang menarik untuk dipertimbangkan karena mengandung berbagai jenis sel dengan karakteristik yang berbeda. Darah tali pusat kaya akan hematopoietic stem cells (HSC), sedangkan jaringan tali pusat merupakan salah satu sumber mesenchymal stem cells (MSC). Kedua jenis sel tersebut memiliki potensi dan karakteristik biologis yang berbeda serta terus diteliti dalam berbagai bidang terapi.
Penelitian mengenai stem cell juga terus berkembang. Hingga saat ini, stem cell telah diteliti potensinya dalam berbagai kondisi, termasuk penyakit keganasan, autoimun, neurodegeneratif, dan gangguan darah. Pada beberapa jenis keganasan, stem cell memiliki potensi melalui mekanisme anti tumor yang dapat menghambat pertumbuhan tumor dan mendorong kematian sel tumor. Sementara pada penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis, kemampuan imunoregulasi stem cell berpotensi membantu mengatur respons sistem imun dan mengurangi proses peradangan.
Dalam bidang neurologi, stem cell juga terus diteliti karena kemampuannya dalam mendukung pembentukan sel saraf dan pembuluh darah baru, mengurangi reaksi peradangan, serta meningkatkan kelangsungan hidup sel saraf. Berbagai mekanisme tersebut berpotensi mendukung perbaikan fungsi jaringan saraf pada kondisi neurodegeneratif seperti Parkinson, Alzheimer, multiple sclerosis, dan perdarahan intraserebral.
Sementara itu, stem cell yang terdapat dalam darah tali pusat merupakan sel induk pembentuk darah yang dapat berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel darah. Karena karakteristik tersebut, stem cell dari darah tali pusat telah digunakan dalam transplantasi dan dapat menjadi bagian dari terapi untuk berbagai gangguan darah, termasuk anemia aplastik dan leukemia, serta beberapa kondisi yang berkaitan dengan sistem imun.
Bagi orang tua, penyimpanan darah dan jaringan tali pusat menjadi salah satu pilihan untuk mempertahankan sumber stem cell yang berasal dari anak. Pengumpulan dilakukan pada saat proses persalinan, sehingga kesempatan untuk memperoleh dan menyimpannya hanya tersedia pada momen kelahiran. Setelah dikumpulkan, sel akan diproses dan disimpan menggunakan metode kriopreservasi dalam kondisi khusus untuk mempertahankan kualitasnya dalam jangka panjang.
Ilmu mengenai stem cell masih terus berkembang. Seiring bertambahnya penelitian dan pemahaman mengenai karakteristik serta mekanisme kerja berbagai jenis stem cell, potensi pemanfaatannya di masa depan juga terus dieksplorasi. Dengan menyimpan darah dan jaringan tali pusat sejak kelahiran, orang tua dapat mempertahankan salah satu sumber biologis yang berpotensi memiliki nilai medis bagi anak di masa mendatang. Diskusikan rencana penyimpanan darah dan tali pusat bersama konsultan kami melalui WhatsApp +62 878-7878-7080
Tambahan sumber
- Poliwoda S, Noor N, Downs E, Schaaf A, Cantwell A, Ganti L, Kaye AD, Mosel LI, Carroll CB, Viswanath O, Urits I. Stem cells: a comprehensive review of origins and emerging clinical roles in medical practice. Orthop Rev (Pavia). 2022 Aug 25;14(3):37498. doi: 10.52965/001c.37498. PMID: 36034728; PMCID: PMC9404248.
- Weiss ML, Troyer DL. Stem cells in the umbilical cord. Stem Cell Rev. 2006;2(2):155-62. doi: 10.1007/s12015-006-0022-y. PMID: 17237554; PMCID: PMC3753204.
- Keerthi Nethaji, P. Ashiq Shibili, Amit Dey, Sibin Nambidi, Antara Banerjee, Silvia Barbon, Surajit Pathak, Asim K. Duttaroy. Therapeutic applications of human umbilical cord-derived mesenchymal stem cell secretome in chronic inflammatory diseases and cancer: A recent update. Molecular Immunology,Volume 190, 2026, Pages 140-151; ISSN 0161-5890. https://doi.org/10.1016/j.molimm.2026.01.006.
- Shang Y, Guan H and Zhou F (2021) Biological Characteristics of Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cells and Its Therapeutic Potential for Hematological Disorders. Front. Cell Dev. Biol. 9:570179. doi: 10.3389/fcell.2021.570179