Lompat ke isi utama

 

Terapi Stem Cell: Harapan Baru dalam Penanganan Penyakit Kronis dan Mematikan

Seiring perkembangan ilmu kedokteran dan teknologi medis yang semakin cepat, salah satunya terapi stem cell yang kini semakin luas dimanfaatkan dalam penanganan berbagai penyakit kronis dan mematikan seperti kelainan darah bawaan, kanker, penyakit autoimun hingga stroke. Ini menjadi harapan baru bagi pasien yang sebelumnya sangat bergantung pada pengobatan jangka panjang.

Stem cell pada prinsipnya adalah sel induk yang berkembang dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel baru yang sehat guna menggantikan sel rusak pada organ di dalam tubuh.

Terdapat tiga sumber utama sel punca yang digunakan dalam dunia medis yaitu sumsum tulang, darah perifer, serta darah dan jaringan tali pusat. Setiap sumber memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri dalam penggunaannya sebagai terapi, salah satunya adalah ketersediaan dan kecocokan donor.

Stem cell yang bersumber dari sumsum tulang, tingkat kecocokan donor harus mencapai 100% agar proses transplantasi dapat dilakukan dengan aman. Persyaratan ini kerap menyulitkan pasien dalam menemukan donor yang sesuai, terutama ketika terapi harus dilakukan dalam waktu yang terbatas. Sedangkan stem cell yang bersumber dari darah tali pusat cenderung lebih toleran dan tidak mengharuskan kecocokan sempurna antara donor dan penerima.

Terapi stem cell di Indonesia saat ini telah mendapat dukungan pemerintah dengan regulasi yang ketat dalam hal ini Kemenkes RI melalui Undang-Undang No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur mengenai terapi berbasis sel atau sel punca dapat dilakukan apabila telah terbukti keamanan dan manfaatnya, selain itu juga harus memenuhi standar mutu dari Kemenkes.

dr. Meriana Virtin selaku Deputy Medical Director PT. Cordlife Persada menjelaskan bahwa transplantasi stem cell hematopoietik dapat digunakan untuk menangani berbagai penyakit seperti kelainan darah bawaan thalasemia, kanker pada anak seperti leukemia, penyakit metabolik, serta gangguan sistem kekebalan tubuh berat. Terapi stem cell sebagai pendekatan medis dalam penanganan penyakit serius senantiasa mendorong upaya pencarian sumber stem cell yang lebih mudah diakses, aman, dan efektif bagi pasien di masa depan.

DCR No. 3697, QR 23.2-1-1-a, July 2026